Jumat, 15 Oktober 2010

Kumpulan koran Indonesia dengan judul yang konyol
















Read More >>

Hwang Mi Hee HMH is Here, So Cute and Sexy..!

Name: Hwang Mi Hee
* Korean Name : 황미희
* Japan Name : ファンミフイ
* Nationality : Korean
* Country : Korea
* Birth : January 21, 1982
* Height : 174 cm.
* Bust : 35
* Waist : 24
* Hips : 35
* Weight : 51 KG.
* Hobbies : Movies, music, reading
* Motto : Practice makes perfect
* Favorite Car : Porsche, Bentley






























Read More >>

Mobil F1 untuk Jalan Raya..!

ni buat kk yang punya dompet tebal 
kalau mau beli mobil baru keluaran MCLARREN F1, kayaknya cocok nih.

McLaren meluncurkan sebuah mobil sport terbaru yang didesain berdasarkan mobil balap F1 yang mereka miliki.



Mclaren MP4-12C akan mulai dijual pada tahun 2011dengan harga sekitar GBP150 ribu. Mobil dengan kapasitas dua tempat duduk ini diluncurkan untuk menyaingi mobil-mobil saingan mereka di ajang Formula 1 yang sebelumnya telah diluncurkan di jalan raya, seperti Ferrari dan Porsche.


MP4-12C akan menjadi mobil kedua McLaren yang didesain berdasarkan mobil balap F1 yang dijual untuk umum. Mobil pertama yang mereka produksi untuk umum adalah McLaren F1 yang diluncurkan pada 15 tahun yang lalu, namun hanya 107 mobil saja yang dijual pada waktu tersebut.


Kali ini McLaren merencanakan menjual 1000 mobil di tahun 2011. (jhs)

Lewis Hamilton, kiri, dan Jenson Button mengungkap mobil super diMcLaren Technology Centre di Woking kemarin

Formula Satu pembalap meluncurkan mobil super di McLarenTechnology Centre di Woking
Perusahaan berencana untuk menjual McLaren 12C melalui pengecer di 19 negara, dengan Amerika Utara diharapkan untuk memperhitungkan sekitar 30 sampai 40 persen dari pasar

Baru di McLaren MP4-12C yaitu Hi-tech kain dalam ember kursi 'bernafas' untuk membantu pengemudi dan penumpang tetap nyaman.
Read More >>

Galeri Foto SPG baru

Spg cantik ceria



SPG YANG IMUT




SPG LUCU





SPG UNIK

Bonusss

Read More >>

5 Hal Penting soal Masturbasi

Para ahli mengatakan, sebagian besar lelaki pernah melakukan masturbasi, entah untuk mengurangi stres, membantu tidur nyenyak, dan lain sebagainya.

Meskipun begitu, ada hal-hal medis yang mungkin belum pernah diketahui tentang masturbasi. Inilah 5 hal penting tentang masturbasi yang perlu diketahui para pria:

1. Tak ada istilah "masturbasi abnormal"

Pria kerap kali bertanya apakah ada sesuatu yang abnormal dengan cara mereka masturbasi. Para ahli sendiri enggan mendefinisikannya dalam kata "normal" atau "abnormal", tetapi mereka menyatakan bahwa pria melakukannya dengan frekuensi dan teknik yang sangat bervariasi.


"Sebagai manusia, kita terlalu beragam untuk menerapkan sebuah norma tertentu mengenai masturbasi yang normal atau tidak," kata Betty Dodson, PhD, seksolog dari New York sekaligus penulis buku Sex for One.


"Setiap orang melakukan masturbasi dengan caranya sendiri. Apakah ia menggunakan tangannya, menggosokkan pada sesuatu, menggunakan mainan seks atau obyek rumah tangga, mengenakan pakaian khusus, berfantasi, melihat sebuah buku atau majalah, mencoba posisi yang berbeda, atau melihat dari cermin," kata Martha Cornog, penulis The Big Book of Masturbation.


2. Masturbasi tak sepenuhnya aman.

Tidak seperti seks dengan pasangan, masturbasi tidak menularkan penyakit seksual. Anda juga tidak akan mengalami ketegangan otot, kantung mata akibat kelelahan, dan rasa canggung yang sering dihadapi ketika berhubungan intim dengan pasangan.


Namun, masturbasi pun tak sepenuhnya dijamin aman. "Masturbasi hanyalah aktivitas seks paling aman yang pernah ada. Tapi, hukum fisika dan biologi tidak akan berhenti mengatakan bahwa masturbasi aman hanya karena masturbasi biasa dilakukan," kata Cornog.


Rata-rata pria mengetahui, apabila mereka keseringan melakukan masturbasi atau terlalu kuat saat melakukannya, maka hal itu dapat mengiritasi kulit penis. Di sisi lain, pria kurang mengetahui bahwa kebiasaan melakukan onani dengan keadaan telungkup, misalnya dengan menekan pada bantal atau bahkan karpet lantai, bisa melukai uretra. Oleh sebab itu, pengeluaran urine dari penis tidak seperti biasanya, tetapi menyemprot dengan keras sehingga sulit dikendalikan.


Barbara Bartlik, MD, psikiater dan terapis seks di New York, mengatakan, dia melihat pria yang menderita trauma uretra yang parah karena masturbasi dengan cara telungkup sehingga ia tidak lagi dapat menggunakan toilet berdiri tapi harus buang air kecil sambil duduk.


Dalam kasus tertentu yang sangat langka, masturbasi atau berhubungan seks dengan pasangan juga dapat menyebabkan fraktur penis. Kondisi yang menyakitkan ini terjadi karena sobekan di bagian albuginea tunika (jaringan putih yang mengelilingi lapisan spons penis) akibat penis yang sedang ereksi mengenai benda keras atau dipaksa menekuk ke bawah. Dalam keadaan darurat, hal ini sering kali berakhir dalam kondisi harus dioperasi.


3. Seks sendiri mengubah kehidupan seks Anda atau sebaliknya.

Untuk berbagai alasan, seks kala sendiri dapat memberi manfaat. Masturbasi dapat membantu mengenali respons seksual Anda sendiri—apa yang dirasakan baik bagi Anda dan apa yang tidak—sehingga Anda akan lebih mampu menjelaskan kepada pasangan mengenai sentuhan yang tepat.


Ini juga membantu Anda belajar untuk mengenali saat "yang tak bisa dihindari" tepat sebelum orgasme dan membantu mengajari pasangan bagaimana menghindari ejakulasi dini.


Mungkin yang paling signifikan, masturbasi adalah mekanisme atau solusi terbaik bagi pria yang tidak dapat melakukan hubungan seks sementara di saat pasangannya sakit, atau sedang menstruasi, atau memeliki dorongan seks yang tak sesuai dengan dirinya sendiri.


Bagi sebagian pria, "seks solo" dapat menjadi sebuah obsesi sehingga mereka mulai kehilangan gairah bercinta dengan pasangan mereka. Perasaan sakit hati dan keterasingan pasangan akibat obsesi "seks solo" akan membuat Anda sulit mempertahankan hubungan.


Para ahli menekankan, masturbasi sah-sah saja bahkan untuk para pria yang sudah berkomitmen. "Kita tidak dapat berasumsi bahwa hanya karena seorang pria masturbasi, maka itu akan menuai masalah terhadap hubungan primernya," kata Bartlik.


4. Beberapa teknik masturbasi memicu disfungsi seksual.

Para ahli memperingatkan, pria yang sering merangsang dirinya dengan cara yang tidak mensimulasikan seks dengan pasangan (misalnya, membelai sangat cepat atau dengan tekanan besar atau gesekan) bisa mengidap gangguan ejakulasi. Dengan disfungsi seks tersebut, seseorang akan kesulitan atau bahkan tidak mungkin mencapai klimaks selama berhubungan seks dengan pasangan.


"Siapa pun yang mengalami disfungsi seksual harus bertanya kepada dirinya sendiri apakah ia melakukan masturbasi dengan cara-cara yang menimbulkan sensasi berbeda dari yang diperoleh dari tangan, mulut, atau vagina pasangannya. Lalu ia harus memperhitungkan apa yang dapat merangsang pasangan Anda dan mengubah cara masturbasi Anda untuk membuatnya seperti yang diinginkan pasangan," kata Michael A Perelman, PhD, profesor psikiatri dan urologi dari Weill Cornell Medical College di New York.


5. Masturbasi memengaruhi risiko kanker prostat

Sebuah studi yang dilakukan di Australia tahun 2003 dan dipublikasikan BJU International menyatakan, ejakulasi terkait dengan penurunan risiko kanker prostat di kemudian hari.


Namun, dalam studi tahun 2004 yang diterbitkan dalam The Journal of American Medical Association, seorang peneliti melaporkan bahwa "frekuensi ejakulasi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko kanker prostat." Dalam kedua studi ini, frekuensi ejakulasi termasuk berhubungan seksual dengan pasangan dan masturbasi.


Sementara itu, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Januari lalu dalam BJU International menunjukkan bahwa pria muda yang sering masturbasi berisiko lebih tinggi mengidap kanker prostat. Namun, apabila pria lebih tua sering masturbasi, hal itu akan menurunkan risiko kanker prostat. Adapun berhubungan seksual dengan pasangan tidak menjadi faktor terhadap risiko terkena kanker prostat.


Para peneliti berasumsi bahwa masturbasi bukan satu-satunya yang dapat memicu risiko kanker prostat pada pria yang sering masturbasi di usia 20-an dan 30-an. Pria sering melakukan masturbasi karena memiliki kadar hormon seks yang tinggi. Pria muda yang secara genetis cenderung memiliki hormon yang sensitif pada kanker prostat tentu berisiko tinggi bila hormon seks mereka berlebih.


Sementara itu, pria berusia di atas usia 50 tahun dan sering melakukan masturbasi ternyata membantu mengeringkan cairan prostat yang mungkin mengandung zat-zat pemicu kanker.
Read More >>

Suasana Lalu Lintas di Korea Utara, tidak ada Lampu Merah hanya Polisi Wanita





Suasana Lalu Lintas di KorUt, tidak ada lampu merah hanya polisi wanita
Jalan raya (highway) di Korea Utara sangat lebar dan sepi kendaraan mobil. Pesawat bisa mendarat di jalan raya itu. Anda bahkan bisa melihat anak-anak bermain di tengah jalan raya. Keamanan di jalan raya merupakan problem, karena anak-anak dan orang tua sering menyeberang jalan begitu saja tanpa melihat ke arah kendaraan yang datang.
-
Satu-satunya kendaran yang kadang-kadang anda lihat adalah kendaran militer. Hampir seluruhnya di temui berhenti di tepi jalan, mogok karena rusak. Atau anda juga bisa melihat kendaraan mewah bermerk Mercedes terbaru milik pejabat pemerintah Korea Utara, melesat dengan kecepatan tinggi !
-
“Setiap hari Minggu, di Pyongyang, ibukota Korea Utara, mobil dilarang keluar ke jalan, hanya kendaran militer dan pejabat pemerintah yang diperbolehkan. Alasannya adalah untuk mencegah polusi !” Demikian menurut penuturan juru foto Eric Lafforgue yang pernah beberapa kali mengunjungi Korea Utara.












Seluruh petugas lalu lintas di Pyong Yang, dilakukan oleh para wanita muda. Tidak ada lampu lalu lintas (traffic light) di sana.




















Read More >>

Monyet juga suka Bra dan CD





Read More >>