Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geografi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Agustus 2011

11 Letusan Gunung Berapi Paling Dahsyat Sepanjang Sejarah Bumi

Hingga kini tercatat 11 letusan dahsyat gunung berapi yang disusun berdasarkan jumlah korbanIndonesia : yang di akibatkan nya. Ternyata 4 diantaranya berada di

11. MOUNT LAMINGTON (Papua Nwe Guenia)

Lamington adalah gunung api dengan ketinggian 1,680 meter yang terletak di Papua New Guinea. Sialnya hingga tahun 1951, penduduk setempat di Provinsi Oro ini mengira gunung tersebut hanyalah gunung biasa yang ditumbuhi pepohonan.

Hingga suatu malam pada 18 Januari, lahar dan asap mulai untuk keluar dari puncaknya, dan tiga hari kemudian, sebuah ledakan sangat besar dari sisi utara, menyebabkan langit ditutupi debu tebal dan gerimis magma bercampur uap sulfur. Dalam beberapa bulan kemudian getaran dan letusan terus berlanjut hingga radius 10 mil. Ledakannya menyebabkan total hampi 3,000 kematian.

10. MOUNT PAPANDAYAN (Indonesia)

Papandayan adalah sebuah gunung api semi-aktif yang terletak di pulau Jawa, Indonesia. Pada 1772, gunung api ini meletus menghancurkan 40 desa di dekatnya. Lebih dari 3,000 orang terbunuh. Gunung api ini diperkirakan masih sangat berbahaya dan terus mengeluarkan asap dan letusan-letusan di tahun 1923, 1942, dan terus meningkatkan kekuatannya di tahun 2002.

9. MOUNT KELUD (Indonesia)

Sejak abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa.

Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk.

8. MOUNT UNZEN (Jepang)

Unzen yang terdiri dari beberapa lapis stratovolcanoes terletak di daerah Kyushu, Jepang. Gunung api setinggi 1,500 meter ini masih aktip hingga kini. Pada tahun1792 beberapa kubah lahar roboh, menyebabkan tsunami yang membunuh lebih 15,000 orang. Sebuah letusan terbaru di tahun 1991 telam membunuh lebih dari 40 orang dan menyebabkan kerusakan luar biasa pada bangunan-bangunan disekitarnya.

7. MOUNT RUIZ (Kolumbia)

Nevado Del Ruiz, Kolumbia, dikenal karena laharnya yaitu mudflow atau longsoran yang terdiri atas air dan material pyroclastic yang mengalir dan mematikan . Di tahun 1595, 635 orang terbunuh setelah lumpur yang yang mendidih seperti dituangkan ke dalam sungai Guali dan Lagunillas, dan di tahun 1845 lebih dari 1,000 orang tewas.

Kota Armero yang dibangun di atas magma yang mengering telah kehilangan hampir seluruh populasi penduduknya ketika di tahun1985, sebuah letusan telah mengalirkan lahar dengan kecepatan 40 mil per jam dan mengubur kota. Lebih dari 23,000 orang tewas.

6. MOUNT PELEE (Prancis)

Gunung api yang terletak di Martinique, kini menjadi tujuan wisatawa di Perancis yang populer untuk mengenang bahwa sesuatu yang sangat mematikan telah terjadi di sini. Pada tahun 1902, sebuah letusan yang terbesar di abad 20 terjadi di sini dan menewaskan lebih dari 30,000 orang.

Dimulai dengan letusan kecil beruntun yang hanya mengeluarkan asap, belerang dan debu dan pada April 1902, gunung api ini tidak sepenuhnya meletus sampai tanggal 8 Mei 1902. Air mancur lahar yang menyala, dan awan beracun meluncur deras dengan kecepatan 600 mil per jam dari gunung api tersebut.

Dengan temperatur 1075 derajat, lahar telah mendidihkan kota St.Pierre bawahnya. Kota terbakar berhari-hari kemudian. Hanya dua orang yang selamat pada waktu itu.

5. MOUNT KRAKATAU/KRAKATOA (Indonesia)

Krakatoa, juga dikenal sebagai Krakatau, adalah pulau vulkanis yang still-dangerous, terletak di Selat Sunda, Indonesia. Agustus 1883, sebuah rangkaian ledakan dahsyat yang mengerikan dengan kekuatan 13,000 kali lebih besar dari bom Hiroshima. Ledakannya terdengar hingga ke Perth, Australia.

Muntahan lebih dari 21 kilometer kubik batu dan debu membumbung hingga setinggi 70 mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas. Namun dengan tsunami yang ditimbulkannya, korban sepertinya bisa lebih besar lagi.

4. MOUNT TAMBORA (Indonesia)

Tambora adalah gunung api aktip dari 130-an gunung api yang yang ada di Indonesia. Gunung raksasa setinggi 4,300 meter telah ‘melakukan’ serangkaian ledakan dari April hingga Juni di tahun 1815 dan mengguncangkan dunia dengan after-effect-nya yang mengubah stratosfir dan menyebabkan kelaparan yang buruk hingga ke US dan Eropa pada abad ke 19.

Batu merah berpijar menghujani angkasa ketika sepenuhnya gunung tersebut meletus. Semua tumbuh-tumbuhan pada pulau dimana gunung tersebut berada dibinasakan oleh lahar dan awan beracun. Secara keseluruhan, lebih 71,000 orang tewas karena terbakar, kelaparan ataupun keracunan.

3. MOUNT VESUVIUS

Gunung api ini menjadi nomor dua untuk kekejamannya, menyebabkan kematian hingga 25,000 nyawa. Ketika Vesuvius dengan letusan yang maha dahsyat di tahun 79 SM, sepenuhnya telah menguburkan kota Pompeii di bawahnya dengan memuntahkan ‘isi perutnya’ selama 20 jam nonstop. Sejak itu, gunung api ini meletus lusinan kali dan terakhir pada tahun 1944 beberapa desa didekatnya telah dibinasakan..

2. MOUNT LAKI (Islandia)

Laki adalah sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783. Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50% populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.

Kelaparan menjadi penyebab matinya 25% populasi tersebut. Air mancur lahar memancar hingga 1.400 meter tingginya. Seluruh dunia merasakan akibat dari letusan tersebut. Awan beracun menyebar hingga ke Eropa, menutupi langit belahan bumi bagian utara yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal di Inggris dan membunuh 8.000 orang.

Di Amerika Utara, musim dingin 1784 menjadi musim dingin terpanjang dan paling dingin yang pernah tercatat. Ada catatan lebih banyak salju di New Jersey, sungai Mississippi membeku di New Orleans, dan di ditemukan es di Teluk Mexico!.

1. MOUNT TOBA SUPERVOLCANO (Indonesia)

Kajian palaeogeografi ahli asal AS mengetengahkan temuan terkini tentang letusan dahsyat gunung Toba di Sumatera yang menyajikan bukti tak terbantahkan betapa letusan “mega-colossal” gunung berapi zaman purbakala yang terjadi 73.000 tahun silam menimbulkan dampak dahsyat luar biasa hingga memusnahkan keberadaan kawasan hutan di anak benua India yang letaknya terpisah sejauh 3.000 mil dari pusat letusan yang kini menjadi danau Toba.

Bukti-bukti riset mencakup debu sampel penelitian yang ditemukan di lokasi daratan India, Samudera Hindia, Teluk Benggali, dan laut China Selatan dari kejadian letusan yang diperkirakan melontarkan material dan debu vulkanis hingga sejumlah 800 km³ ke atmosfir bumi dan membuat gunung berapi zaman purbakala tersebut lenyap tinggal meninggalkan kawah di muka bumi yang kini menjadi danau Toba dengan dimensi panjang 100km dan lebar 35km menjadi bukti peninggalan danau vulkanis terbesar sejagat.

Digambarkan kedahsyatan dampak letusan ini menjadikan partikel debu pada lapis atmosfir menghalangi sinar matahari ke bumi serta memantulkan kembali panas radiasi hingga selama selang 6 tahun hingga serta merta memunculkan zaman “Instant Ice Age” di muka bumi yang berdasarkan analisa penelitian lapisan es di Greenland zaman es ini berlangsung selama 1.800 tahun.

Jika ditelaah dari data skala VEI : (Volcanic Explosivity Index) yang dipergunakan USGS (Geological Survey Amerika Serikat), letusan luar biasa gunung Toba zaman purbakala ini diklasifikasikan kategori VEI : 8 hingga disebut “mega-colossal” yang antara lain dicirikan dari besaran volume lontaran material vulkanis letusan -/+ 1.000 km³.

Sebagai perbandingan letusan g. Tambora (th. 1815) di kepulauan Nusa Tenggara termasuk dalam skala VEI : 7 , sedangkan peristiwa dahsyat letusan g. Krakatau (th.1883) hingga tinggal menyisakan pulau Anak Krakatau sekarang ini termasuk dalam VEI : 6.

Pada gilirannya letusan “mega-colossal” gunung berapi Toba berdampak pula terhadap proses evolusi manusia di muka bumi, walau ini masih menjadi kontroversi diantara kalangan ilmuwan.

Prof. Ambrose sendiri berpegang kajian risetnya yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah “Journal of Human Evolution” pada tahun 1998 termasuk ahli yang meyakini bahwa letusan mega volcanoToba dan kemunculan Zaman Es sesudahnya menjadikan keadaan relatif kurangnya keragaman genetika yang ada pada manusia modern sekarang ini.

Bahkan dinyatakannya peristiwa luar biasa ini nyaris mengakibatkan manusia punah dari muka bumi.
Read More >>

Rabu, 17 Agustus 2011

8 Danau Bawah Tanah Paling Cantik yang Pernah Ditemukan di Dunia

1. Danau Yucatan

Danau ini adalah sebuah danau terlarang karena warga setempat percaya bahwa danau tersebut adalah anugerah dari dewa suku Maya di Meksiko. Danau ini terletak di bawah tanah Macan Che yg berada di semenanjung Yucatan

2. Danau Luray Caverns

Danau dibawah ini kelihatan sangat indah seperti bercahaya, padahal cahaya tersebut adalah efek dari pantulan air di gua tersebut. Gua ini berada di di Luray Caverns, Virginia, Amerika

3. Danau Gua Banff

Danau bawah tanah ini yg terletak di Banff, Kanada. Sungguh indah

4. Danau Gua Mellisani

Danau ini terletak dibawah tanah dalam Gua Mellisani, Kefalonia. Danau ini ditemukan karena reruntuhan yg menutupi gua tersebut hancur karena terjadinya gempa bumi di tahun 1953.

5. Danau Cheddar Gorge

Danau Cheddar Gorge merupakan danau bawah tanah yg berada di dalam gua yang teradapat di salah satu jurang terbesar di Inggris bernama Cheddar Gorge. Di Danau Cheddar ini ditemukan tengkorak manusia tertua di Inggris pada tahun 1903 yang diperkirakan berumur 9000 tahun.

6. Danau Hamilton

Danau Hamiltan berada bawah tanah ini secaran mengejutkan dijadikan kolam renang alami. Danau ini berada di Austin, Texas, Amerika, dan dikenal dengan nama Hamilton.

7. Danau Gua Lechuguilla

Gua Lechuguilla berada di Taman Nasional Carlsbad Caverns, New Meksiko, Amerika. Gua ini adalah gua terpanjang kelima yang mempunyai Panjang 193 km dan kedalaman 489 m. Jangan salah, New Meksiko berbeda dengan Meksiko ya. New Meksiko ada di Amerika dan Meksiko ada di Meksiko.

8. Danau Bawah Tanah Guilin

Danau bawah tanah di Guilin Cina ditemukan sekitar 1300 tahun yang lalu pada masa kerjaan Dinasti Tang. Sungguh indah sekali!

source
Read More >>

Kamis, 11 Agustus 2011

5 Tempat Paling Favorit Untuk Pemanjat Tebing Kelas Dunia

1. Meteora, Yunani 

Wilayah ini menjadi tempat dibangunnya biara-biara Ortodoks Timur di Kalambaka, Yunani setelah Gunung Athos. Terletak di antara Sungai Peneios dan pegunungan Pindus, biara-biara ini memiliki serangkaian pilar bebatuan yang spektakuler dan batu pasir alam di latar belakangnya. Situs Warisan Dunia UNESCO ini menjadi tempat penampungan sekitar enam biara.

Selain menikmati keindahan biara dan bebatuan yang menjulang tinggi, wilayah ini sangat cocok bagi para penikmat panjat dinding alami dengan tekstur bebatuannya yang cukup rumit.

2. Dead Horse Point, Utah. Amerika Serikat 

Anda mungkin pernah melihat puncak berbatu yang luar biasa dalam adegan pembukaan film Mission Impossible dimana Tom Cruise terlihat melakukan pendakian. Terletak di sebelah Sungai Colorado di Taman Nasional Canyonlands, gunung ini memiliki beberapa fitur topografi paling menarik. Penurunan tiba-tiba dari dataran tinggi di tiga sisinya menimbulkan strip tanah yang sempit.

Tempat ini akan menghadirkan tantangan tersendiri bagi Anda penikmat olahraga panjat dinding. Satu tantangan yang mungkin akan Anda hadapi adalah kegersangan yang berlebihan sehingga rasa haus akan cepat Anda rasakan.

3. Spider Rock, Arizona 

Spider Rock adalah monolit batu pasir merah setinggi 244 meter yang mengagumkan. Anda bisa memanjat monolit ini di Ngarai de Chelly, Taman Nasional Arizona. Spider Rock berdiri lebih dari 230 juta tahun yang lalu melalui konkretisasi lapisan pasir yang disimpan oleh angin.

Nama monolit ini didapat dari legenda Navajo, spider women, yang diduga menjadikan monolit ini sebagai rumahnya. Dia diberikan posisi penyelamat dan dihormati oleh Dine sebagai dewa. Monolit raksasa yang menulang tinggi ini akan senantiasa menawarkan ketegangan dalan setiap pijakan langkah yang Anda lakukan.

4. Shiprock, New Mexico

Shiprock dibentuk oleh letusan gunung berapi dari 30 juta tahun yang lalu . Saat melakukan pendakian ke atas, Anda dapat melihat serangkaian lubang vulkanis. Beberapa contoh yang indah mengandung magma yang mengeras di udara.

Penduduk setempat menyebutnya Tse Bitai yang berarti batu bersayap. Bahkan jika Anda tidak ingin naik ke atas bebatuan ini, Anda dapat melihat bagian tengah Shiprock dari beberapa kilometer jauhnya karena mempunyai diameter 500 meter dan ketinggian 600 meter. Area gunung berapi yang sudah punah ini meliputi hampir 20.000 kilometer persegi.

5. Agulha do Diabo, Brasil

Letaknya hanya 92 kilometer atau bisa ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari Rio de Janeiro. Puncak menara bebatuan setinggi 2.050 meter ini terletak di Taman Nasional Serra dos Orgaos. Menara bebatuan ini tidak mudah ditaklukkan bahkan oleh pendaki gunung profesional. Banyak hambatan yang akan ditemui untuk mencapai puncaknya.

Saat sampai di puncak segala hambatan yang sebelumnya menghadang Anda akan segera terlupakan ketika pemandangan yang sangat indah terhampar di depan Anda.

Keistimewaan dari gunung ini adalah dengan adanya bagian tersembunyi di antara blok batu dan menara bebatuan yang memanjang lebih dari dua ribu meter. Usaha pendakian pertama yang berhasil, dibuat pada 1940.
Read More >>

7 Air terjun Tertinggi Di Dunia

Air Terjun, Sebuah bentuk geografi dari sebuah bagian dari sungai yang memiliki kontur jatuh kebawah atau vertikal, air terjun terbentuk dari banyak faktor, salah satunya bergeraknya lempeng bumi yang menyebabkan sebuah patahan pada sebuah daratan, dari banyaknya air terjun cantik yang bisa kita temui di seluruh dunia, beberapa diataranya memiliki tinggi yang cukup spektakuler. *apasih.com*

dan Inilah 7 Air terjun tertinggi di dunia

7. Yosemite Falls, USA (739 meter)


6. Mutarazi Falls, Zimbabwe (762 meter)


5. Gocta Cataracts, Peru (771 meter)


4. Mongefossen, Norwegia (773 meter)


3. Ramnefjellsfossen, Norwegia (818 meter)


2. Tugela Falls, Africa Selatan (948 meter)


1. Angel Falls, Venezuela (979 meter)
Read More >>

Kamis, 28 Juli 2011

Mount Roraima, Inilah Gunung Datar Terbesar di Dunia (Venezuela)

Mount Roraima merupakan tempat luar biasa yang indah yang ada di negara Venezuela. Gunung batu ini berbentuk unik karena seperti datar seperti permukaan meja yang berada di awan. Tingginya 400 meter.



Satu satunya cara untuk mencapai puncak atap meja itu adalah dengan memanjat jalur tangga yang memang sudah disediakan pemerintah Venezuela. Cara lain yang tidak disarankan adalah yang biasa dilakukan para pemanjat tebing. Di sana hujan nyaris turun setiap hari, menghanyutkan tanaman tanaman menjalar yang berada di atas atap. Walhasil, atap gunung itu menjadi unik, karena bersih dari apapun datar seperti permukaan meja.



Gunung Roraima mulai terkenal pada tahun 1912 ketika Sir Arthur Conan Doyle-menulis novel fiksi yang berjudul The Lost World. dia melakuan pendakian ke gunung Roraima-untuk melakukan eksplorasi dalam riset pencarian spesies tanaman prasejarah dan dinosaurus yang diyakini hidup terisolasi dan tidak berubah selama jutaan tahun di puncak gunung.

Conan-Doyle diilhami oleh ahli botani Inggris Everard Im Thurn yang pada 18 Desember 1884 dengan Harry Perkins, mereka merupakan orang pertama yang mencapai puncak Gunung Roraima. Im Thurn dan Perkins bukan orang Eropa pertama yang melihat Gunung Roraima, orang pertama eropa yang melihatnya adalah seorang penjelajah Jerman Robert Schomburgk seorang ilmuwan penjelajah daerah Britains Royal Society pada 1838.



Im Thurn dan Perkins mendaki Gunung Roraima dari tenggara dengan apa yang sekarang disebut Im Thurn rute, satu-satunya cara termudah untuk mencapai puncak. dalam ekspedisiNya Im Thurn harus berjuang menempuh jarak ratusan kilometer juga melewati sungai dan hutan-hutan liar beserta binatang buas yang berbahaya.



Setelah Im Thurn dan Perkins, banyak ekspedisi ilmiah Inggris yang datang untuk mengumpulkan dan melakukan penelitian mengenai flora dan fauna aneh yang ada di gunung roraima dan menghasilkan banyak spesies baru yang ada di sana. dan gunung ini sudah ditetapkan dalam daftar situs warisan dunia.

Read More >>

Selasa, 28 Juni 2011

5 Gunung Api Paling Mematikan di Era Modern

Mengelegar dahsyat seperti ”trompet sangkakala”, mungkin yang terlintas di benak orang-orang yang menjadi korban dari letusan gunung-gunung di bawah ini. Kerusakan dan korban jiwa yang ditimbulkan memang demikian luar biasanya. Bumi mengharu biru seketika itu. Ada masa yang dikenal sebagai “Tahun Tanpa Musim Panas” akibat erupsi yang ditimbulkannya. Dan tahukah? Kedua gunung berapi yang menyebabkan kondisi itu, terletak di negeri tercinta kita Indonesia. Berikut adalah 5 Letusan Gunung Paling Mematikan di Dunia:

1. Gunung Tambora, Indonesia (92.000 tewas)


Gunung Tambora adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di pulau Sumbawa, Indonesia. Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181. Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km).

Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000-12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia.

Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim arkeolog menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter pada endapan piroklastik. Artifak-artifak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan di tahun 1815. Karena ciri-ciri yang serupa inilah, temuan tersebut sering disebut sebagai Pompei dari timur.

2. Gunung Krakatau, Indonesia (36.000 tewas)


Pada hari Senin, 27 Agustus 1883, tepat jam 10.20, meledaklah gunung Krakatau.  National Geographic mengatakan bahwa ledakan itu adalah yang paling besar, suara paling keras dan peristiwa vulkanik yang paling meluluhlantakkan dalam sejarah manusia modern. Suara letusannya terdengar sampai 4.600 km dari pusat letusan dan bahkan dapat didengar oleh 1/8 penduduk bumi saat itu.

Menurut para peneliti di University of North Dakota, ledakan Krakatau bersama ledakan Tambora (1815) mencatatkan nilai Volcanic Explosivity Index (VEI) terbesar dalam sejarah modern. The Guiness Book of Records mencatat ledakan Anak Krakatau sebagai ledakan yang paling hebat yang terekam dalam sejarah.

Ledakan Krakatau telah melemparkan batu-batu apung dan abu vulkanik dengan volume 18 kilometer kubik. Semburan debu vulkanisnya mencapai 80 km. Benda-benda keras yang berhamburan ke udara itu jatuh di dataran pulau Jawa dan Sumatera bahkan sampai ke Sri Lanka, India, Pakistan, Australia dan Selandia Baru.

Letusan itu menghancurkan Gunung Danan, Gunung Perbuwatan serta sebagian Gunung Rakata dimana setengah kerucutnya hilang, membuat cekungan selebar 7 km dan sedalam 250 meter. Gelombang laut naik setinggi 40 meter menghancurkan desa-desa dan apa saja yang berada di pesisir pantai. Tsunami ini timbul bukan hanya karena letusan tetapi juga longsoran bawah laut.

Tercatat jumlah korban yang tewas mencapai 36.417 orang berasal dari 295 kampung kawasan pantai mulai dari Merak (Serang) hingga Cilamaya di Karawang, pantai barat Banten hingga Tanjung Layar di Pulau Panaitan, Ujung Kulon serta Sumatera Bagian selatan. Di Ujungkulon, air bah masuk sampai 15 km ke arah barat. Keesokan harinya sampai beberapa hari kemudian, penduduk Jakarta dan Lampung pedalaman tidak lagi melihat matahari. Gelombang Tsunami yang ditimbulkan bahkan merambat hingga ke pantai Hawaii, pantai barat Amerika Tengah dan Semenanjung Arab yang jauhnya 7000 kilometer.


3. Gunung Vesuvius, Italia (33.000 tewas)


Gunung Vesuvius adalah satu-satunya gunung berapi aktif di Daratan Eropa yang terletak di sebelah timur Napoli, Italia. Pada tahun 79 M, letusan gunung ini menghancurkan kota Pompeii. Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno yang telah menjadi puing dekat kota Napoli dan sekarang berada di wilayah Campania, Italia.

Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali dengan tidak sengaja. Semenjak itu penggalian kembali kota ini memberikan pemandangan yang luar biasa terinci mengenai kehidupan sebuah kota di puncak kejayaan Kekaisaran Romawi. Saat ini kota Pompeii merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Gunung ini diperkirakan telah meletus beberapa kali dan saat ini dianggap sebagai salah satu gunung berapi yang paling berbahaya di dunia karena terdapat penduduk sebesar 3.000.000 orang yang tinggal di dekatnya, dengan kecenderungan mereka tinggal ke arah ledakan (Plinian) letusan.


4. Gunung Mont Pelee, Prancis (29.000 tewas)


Gunung Mont Pelee adalah sebuah gunung di Prancis yang meletus dan menghancurkan Kota St. Pierre beserta 30.000 warganya pada tahun 1902. Gunung berapi itu meletus pada pagi hari dan tercatat sebagai salah satu letusan gunung terbesar yang paling banyak menimbulkan korban jiwa dalam sejarah selain letusan Gunung Krakatau dan Tambora di Indonesia. St. Pierre adalah sebuah desa di Pulau Martinique dan kini menjadi daerah pariwisata.


5. Gunung Nevado del Ruiz, Kolombia (23.000 tewas)


Nevado del Ruiz adalah sebuah stratovolcano yang terletak di Kolombia. Gunung ini merupakan gunung yang terletak di bagian paling utara Sabuk vulkanik Andes dan terbentang sekitar 15 mil sebelah tenggara dari Manizales, dengan kota Armero di lembah dekat gunung ini. Nevado del Ruiz  adalah gunung tertinggi dan gunung yang terletak paling utara di Kolombia. Letusannya pada tahun 1985 memproduksi lahar yang mengubur kota dan menyebabkan kematian sebesar 23.000 orang. Peristiwa ini disebut tragedi Armero. Nevado del Ruiz disebut juga sebagai  “singa tidur” oleh penduduk setempat.

Itulah beberapa gunung api paling mematikan di era modern, sebenarnya ada beberapa gunung api maha dasyat yang terjadi ribuan tahun yang lalu contohnya Toba super volcano yang memusnahkan 70% umat manusia saat itu dan Mount Batur super vulcano yang menciptakan pulau bali, dan masih banyak lagi, mengapa tidak ada didaftar? alasan satu-satunya adalah  kelima gunung api inilah yang bisa dicatat oleh umat manusia, sedangkan sebelum-sebelumnya peradaban manusia belum terbentuk.

oh ya, satu-satunya super vulcano yang masih tersisa saat ini adalah "Yellow stone park" yang berada di amerika serikat, jika super vulcano itu meletus, kekuatannya hampir sama mematikan dengan Toba super vulcano yang meletus 30.000 tahun yang lalu, dan cukup untuk membelah amerika menjadi dua bagian.. hiii.. ngeri... kapan itu terjadi? no body knows..

sumber:
uniknya and apasih.com
Read More >>

Jumat, 24 Juni 2011

Blue Hole, Mari Menyelami Tempat Diving Paling Menakjubkan Sekaligus Misterius di Dunia

Great Blue Hole berada di jarak 60 mil dari kota Belize (negara kecil di pesisir timur Amerika Tengah). Great Blue Hole yang kalau diartikan secara harafiah dalam bahasa Indonesia berarti 'Lubang Biru yang Besar' membentuk lingkaran yang mempunyai diameter 0.4 kilometer.

Tempat ini merupakan tempat yang cocok untuk diving karena banyak sekali hewan-hewan laut didalamnya. dalamnya sekitar 480 kaki atau 145 meter. karena kedalamannya itulah warna nya jadi biru tua.







Read More >>

Rabu, 22 Juni 2011

10 Teori Paling Terkenal Untuk Menjelaskan Fenomena Segitiga Bermuda



Asal Kata Segitiga Bermuda, seperti yang kita sebut hari ini, diciptakan oleh penulis Vincent Gaddis pada tahun 1964 ketika ia menulis sebuah cerita sampul untuk majalah Argosy tentang menghilangnya Penerbangan 19 secara misterius. Juga dikenal sebagai 'Segitiga Setan' atau 'Pulau Setan',

Menurut banyak ilmuwan hari ini, bagaimanapun, batas-batas misteri itu didefinisikan antara fantasi dan fiksi.

Segitiga Bermuda sangat dikenal sebagai tempat dimana kapal-kapal dan pesawat telah menghilang secara lebih misterius , tapi mengapa? Berikut adalah sepuluh alasan yang banyak diyakini orang tentang Segitiga Bermuda dengan reputasi sebagai pusat cerita misteri,mungkin tentang penculikan mahluk asing , kapal hantu, monster laut, portal waktu, dan kegilaan serta kekacauan lainnya.


10. Sisa teknologi dari kota Atlantis yang hilang

Dari berbagai klaim tentang Segitiga Bermuda, salah satu dugaan bahwa itu adalah lokasi kota Atlantis yang hilang, Edgar Cayce meramalkan bahwa pada tahun 1968 arkeolog akan menemukan pintu masuk ke kota Atlantis tenggelam di dekat Bimini di Segitiga Bermuda. Pada saat itu batu yang membentukn dinding ditemukan terbenam secara disengaja di sebuah pulau di Bahama dan banyak yang beranggapan ini adalah bukti dari kota Atlantis yang hilang .

Menurut legenda, kota Atlantis mempunyai pembangkit energi dari kristal dimana sampai hari ini masih mengirimkan gelombang energi,karena lokasi kristal yang terkubur di bawah laut yang menyebabkan kapal dan pesawat akan terganggu pada peralatan navigasinya.

Teori konspirasi hari ini juga berspekulasi tentang sebuah pangkalan militer di bawah air yang dikenal sebagai Underwater Area 51, salah satu alasan untuk misteri di Segitiga Bermuda.


9. Mesin Waktu

Teori ini masuk di nomor 9 karena kurangnya bukti yang serius,. Beberapa laporan mengatakan bahwa sebanyak 1.000 jiwa telah hilang dalam 500 tahun terakhir dan bahwa lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat telah hilang dalam 1 abad terakhir. Angkatan Laut AS dan Coast Guard mengatakan ada bukti kegiatan yang tidak biasa di daerah tersebut, tetapi perjalanan waktu?

Dugaan ini masih luas beredar meskipun fakta bahwa Segitiga Bermuda adalah salah satu daerah yang paling diperdagangkan di dunia dan karenanya jumlah penghilangan seharusnya tidak signifikan menurut Angkatan Laut.

Namun, orang percaya ada yang berpikir Segitiga Bermuda memiliki 'lubang biru' dianggap sisa-sisa lubang cacing mana alien lintas dimensi melakukan perjalanan ke Bumi. Teori ini sekarang ada dicetuskan oleh Rob MacGregor dan Bruce Gernon dalam “electronic fog” yang memiliki kualitas waktu perjalanan.


8. Penculikan Oleh Alien

Teori Penculikan Alien di segitiga bermuda ada di nomor 8 karena teori itu begitu populer namun sepertinya tidak mungkin.

Kecelakaan 'misterius' di daerah itu meningkat pada tahun 1967 dengan press release oleh National Geographic Society merinci fenomena aneh di dalam dan sekitar Segitiga.

Tentu saja penculikan alien bukan dugaan, tapi orang-orang segera mulai mengisi kekosongan dengan penjelasan seperti alien mengganggu peralatan navigasi untuk menculik orang.

Kabut psikedelik tahun enam puluhan mulai diangkat sebagai isu saat orang-orang pindah ke 70-an, tetapi gagasan alien berlanjut lama setelah tahun 60-an menjadi memori transendental.

Sebuah pencarian besar di darat dan laut dilakukan untuk untuk menemukan 5 torpedo bomber Angkatan Laut yang menghilang saat melakukan penerbangan rutin serta pesawat penyelamat yang hilang setelah dikirim untuk mencari kru yang hilang.

Penerbangan 19 terdiri dari 13 awak, dan sampai sekarang korban dan puing-puing pesawat tidak pernah diketemukan , termasuk pesawat penyelamat yang terdiri dari 14 orang lainnya yang bermaksud menjadi tim pencari.


7. Serangan yang disengaja untuk menghancurkan

Jauh lebih masuk akal, meski jauh lebih tragis, adalah serangan yang disengaja untuk penghancuran..

Meskipun dalam penerbangan 19 tadi, tidak ada bukti untuk dugaan bahwa pesawat hilang hilang karena serangan yang disengaja , banyak yang percaya ini adalah alasan bagi banyak pesawat dan kapal hilang lainnya di daerah Segitiga Bermuda.

Tindakan penghancuran sengaja mencakup tindakan perang dan pembajakan. Catatan dalam file musuh selama Perang Dunia telah mendokumentasikan banyak kerugian, dan orang-orang yang tidak tercatat, banyak yang diasumsikan telah tenggelam oleh salah satu perampok permukaan atau kapal selam.

Pembajakan oleh Bajak laut, perompak, atau bahkan penyelundup obat bius.
Sampai hari ini banyak catatan peristiwa tentang hilangnya kapal karena pembajakan di laut terbuka meskipun Kapten Blackbeard si bajak laut legendaris itu sudah lama tiada


6. Gas Metan

Salah satu Penjelasan tentang segitiga bermuda sebagai laut pemangsa misterius adalah Gas Metan

Teori ini telah difokuskan pada kehadiran bidang besar gas alami yang disebut metana. Percobaan laboratorium telah membuktikan bahwa gelembung metana memang bisa menenggelamkan kapal dengan mengurangi kepadatan dari air dengan puing-puing dasar laut dan busa yang sangat mungkin untuk naik ke permukaan untuk kemudian dengan cepat menggulingkan kapal

Teori ni memiliki bukti tambahan dengan peristiwa letusan 'gunung lumpur' yang dapat menghasilkan air berbusa yang tidak lagi mampu memberikan daya apung yang memadai untuk kapal menyebabkan mereka tenggelam sangat cepat tanpa peringatan.

Telah diketahui dari percobaan bahwa gas metana juga dapat mempengaruhi pesawat serta kapal. Publikasi oleh USGS menjelaskan tentang persediaan besar hidrat bawah laut di seluruh dunia. Tetapi menurut dokumen lainnya, tidak ada rilis besar gas diyakini telah terjadi di Segitiga Bermuda selama 15.000 tahun terakhir.(Tidak ada rilis atau benar-benar tak ada catatan?)


5. Medan Magnet

Kecelakaan aneh di Segitiga Bermuda telah dikaitkan dengan bukti masalah kompas dan navigasi, membuat bidang geomagnetik sebagai kasus nyata, dan teori masuk akal untuk penghilangan yang terjadi di Bermuda. Masalah dengan peralatan magnetik dari medan geomagnetik adalah 5 dari sepuluh alasan utama Segitiga menjadi begitu membingungkan.

Banyak teori bahwa ada anomali magnetik di daerah dan bahwa wilayah ini karena salah satu dari hanya dua tempat di bumi di mana kutub utara dan magnet utara membujur yang dapat menhasilkan bervariasi hasil pada peralatan navigasi.

Dalam kaitannya dengan teori 'kabut elektronik' oleh Rob MacGregor dan Bruce Gernon, badai elektromagnetik yang kuat dari dalam bumi menembus ke permukaan dan datang ke atmosfir meninggalkan kabut di belakangnya.


4. Variasi Arus Teluk

Arus Teluk hampir seperti sebuah sungai dalam laut yang berasal dari Teluk Meksiko dan mengalir melalui Selat Florida ke Atlantik Utara. Ini mencakup 40 sampai 50 mil-luas wilayah dan dapat membawa puing-puing hingga kecepatan permukaan 5,6 mil per jam untuk 2-4 simpul arus,dan hal ini tergantung pada pola cuaca.

Arus Teluk dapat dengan mudah memindahkan pesawat atau kapal tentunya, dan selanjutnya, Segitiga Bermuda termasuk sebagai beberapa palung alut terdalam di dunia, yang terdalam mendekati hampir 10.000 meter di bawah laut. Kapal tetap sangat mungkin ditelan oleh laut ke parit jika tidak oleh arus.

Tanpa diduga gelombang tinggi juga telah dilaporkan hingga delapan puluh meter di luar Arus Teluk, menambah sulitnya mencari kapal dan pesawat hilang di laut

3. Gelombang dan Perubahan Cuaca Yang Cepat

Badai Karibia Atlantik menghasilkan cuaca tak terduga dan pusaran air dalam area Segitiga Bermuda menjadi salah satu penyebab terbesar misteri lenyapnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda .

Menurut Norman Hooke yang bekerja untuk Lloyd's Maritime Information Services di London, "Segitiga Bermuda tidak ada." Kata Dia bukan insiden, tapi berhubungan dengan kecelakaan oleh cuaca.

Badai destruktif di daerah tersebut terdokumentasi dengan baik begitu juga dengan gelombang besar yang tiba-tiba yang menenggelamkan kapal . Penelitian satelit terbaru telah membuktikan satu gelombang tunggal mencapai setinggi 80 kaki atau lebih tinggi di daerah laut terbuka.


2. Human Error 

Disorientasi spasial dan kebingungan sensorik adalah jarang dilakukan pilot tetapi menjadi alasan yang nyata untuk kecelakaan pesawat terbang (87 % disebabkan human eror)Juga fakta bahwa Segitiga Bermuda menjadi daerah yang ramai lalu lintasnya, daripada di daerah lain, menyebabkan kecelakaan lebih banya terjadi.

Kesalahan manusia kemungkinan besar nomor satu yang menjadi penyebab kematian di bermuda tapi ada sesuatu yang lebih besar benar-benar penyebab dari segala spekulasi.


1. Mitos dan Ramalan

Satu-satunya penjelasan adalah tidak ada penjelasan, Segitiga Bermuda didasarkan pada takhayul oleh imajinasi manusia abad ke-20 menjadi kecenderungan banyak orang condong percaya pada misteri di segitiga bermuda

Sebagai contoh Penulis mengambil klaim tua tentang dongeng pelaut,legenda dan bahkan catatan oleh Christopher Columbus pada daerah tersebut memiliki "lampu aneh yang menari-nari di cakrawala" "api di langit" dan "kompas aneh" dan bumbu-bumbu kata-kata mendayu-dayu lain untuk memperindah dan menambah misteri .

Hari ini diyakini bahwa apa yang Columbus amati sebagai api yang menari-nari ternyata adalah "ulah" suku primitive Taino yang sedang memasak / menyalakan api di atas kano mereka di dekat pantai.
Pembacaan kompas yang kacau karena adanya salah perhitungan dari gerakan bintang tertentu, dan api di langit itu sebenarnya adalah meteor jatuh ke bumi yang mudah dilihat saat di laut.

Menurut Kamus skeptis, banyak bencana yang diklaim telah terjadi di daerah itu sebenarnya tidak terjadi di Segitiga Bermuda. dan Misteri sebenarnya adalah mengapa segitiga Bermuda bisa dianggap sebagai Laut yang misterius.

hari ini meskipun daya pikat misteri di segitiga bermuda telah terungkap dan dipatahkan oleh banyak penjelasan ilmiah oleh peneliti dan ilmuwan yang kredibel dibidangnya, namun cerita misteri tentang Bermuda tetap ada di hati banyak orang... mungkin karena orang membutuhkan sekedar mitos fiksi untuk sisi imajinasi manusia yang tak terbatas
Read More >>